Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Milenial

Tentang Investor Asing

SATU SUDUT PANDANG TENTANG PMA Wayan Supadno *" Kita impor investor/pengusaha asing (PMA) karena negara kita kekurangan jumlah pengusahanya. Sama persis kita impor buah - buahan dan barang lainnya, itu akibat  kekurangan daya suplai dibandingkan kebutuhannya. Itulah sebab saya bermimpi memberdayakan para anak muda agar jadi wirausahawan, lalu ikut mendirikan kampus targetnya agar mereka jadi wirausahawan ". Begitulah satu kalimat pesan seorang konglomerat yang berjiwa nasionalisnya sangat tinggi.* Ditambahkannya pula, selama ini konsep kita masih membentuk anak muda agar siap kerja. Bukan agar siap mandiri karena trampil hidup dalam kemadirian. Wajar jika banyak antri daftar sebagai pencari lowongan kerja (pengangguran). Mereka kurang berani melangkah mengambil resiko sehingga mentalnya tergantung pihak lain yang menyediakan lapangan kerja. Alhasil banyak PMA yang menikmati banyaknya peluang, berlimpahnya bahan baku dan pangsa pasar yang begitu besarnya di Indonesi in...

Jadilah Milenial yang Cerdas

ERA  MILENIAL, ERA LOMPATAN PERUBAHAN TAJAM Teknologi perubahan serba canggih, sudah waktunya kaum milenial lebih cerdas menghadapi hal ini.  Bagi kalian sahabat milenial, menjadi pribadi yang cerdas, bisa memanfaatkan peluang yang ada merupakan nilai lebih yang kalian miliki untuk menyongsong masa depan. Pola pikir yang maju dan didukung perkembangan teknologi seperti handphone android sudah seharusnya bisa mengimbangi perubahan perkembangan jaman milenial. *Begitu cepatnya dan tepatnya saya dapat jawaban atas pertanyaan dan permintaan saya kepada staf baru yang usianya sangat muda. Androidnya diberdayakan secara maksimal. Sehingga bisa melayani manusia jauh lebih sempurna lagi.* Pola pikir dan manajerial kaum milenial menyadarkan saya bahwa saya harus lebih banyak lagi belajar dan belajar kepada mereka yang cepat adaptif dengan teknologi inovasi. Semua dipress agar seefisien seefektif mungkin supaya kompetitif, yang pada akhirnya lestari bisnisnya. Contoh sederhan...